Rabu, 06 Mei 2009

Berani Memulai Usaha dengan Merubah Karakter ( Kepribadian )

Kalau berbicara masalah kepribadian setiap orang akan menganggap suatu topik yang enak dibicarakan karena ini berhubungan sifat dasar manusia yang konon katanya tidak bisa dirubah atau sangat sulit untuk dirubah. Memang pada umumnya makhluk hidup yang bergerak mempunyai kebiasaan (kepribadian) yang terbentuk dari lingkungan terdekat, seperti orang hutan yang hidup bergelantungan atau cicak yang merayap. Manusia mempunyai perilaku yang umum yaitu berjalan dengan dua kaki dan makan dan beraktifitas dengan kedua tangan tetapi untuk perilaku yang lebih spesifik lagi pada manusia akan berbeda-beda tergantung dari lingkungan dimana ia tinggal. Seperti perilaku Disiplin, Tanggung Jawab dan perilaku-perilaku lain yang berhubungan dengan kepribadian.
“ Tidak ada orang yang sempurna “, begitu ungkapan yang sering di sebut karena memang kita diciptakan dengan sifat dan kondisi fisik yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Hal tersebut bukan berarti kita tidak sempurna tapi menjadi sebaliknya bahwa kita diciptakan secara sempurna dari segi kelengkapan organ tubuh dan fungsinya, sebagai contoh dengan otak kita diminta untuk berfikir mencari solusi untuk segala sesuatu ketidak sesuaian yang ada di hadapan kita. Ada orang yang kurang tinggi, maka berbagai alat atupun treatment dilakukan untuk menjadikan lebih tinggi ato tampak lebih tinggi, hal tersebut menjadi salah satu contoh kecil. Jadi alangkah sempurnanya diri kita yang telah mau berfikir untuk berbuat dan melakukan sesuatu menjadi lebih baik.
Kepribadian identik dengan Karakter, yaitu merupakan perilaku bawaan yang disebabkan oleh lingkungan. Jadi masih sangat memungkinkan kita bisa merubah karakter yang sudah ada menjadi karakter baru yaitu dengan cara merubah lingkungan sesuai dengan yang kita inginkan, sebagai contoh seorang yang mempuyai karakter atau kebiasaan yang kurang taat beribadah akan bisa menjadi orang yang taat beribadah jika bergaul dengan orang-orang yang taat beribadah, ini sebagai ilustrasi. Begitu juga apabila kita ingin sebagai pengusaha maka kita harus sering bergaul dengan orang-orang yang berkecimpung didunia usaha.
Di lingkungan pengusaha yang dibicarakan adalah bagaimana cara meningkatkan penjualan, bagaimana mengatasi kondisi-kondisi sulit dan juga memotivasi untuk tetap berusaha didalam kondisi apapun. Juga selalu membicarakan produk baru apa yang sedang trend, hal semacam itulah yang akan merubah kebiasaan berfikir, berperilaku dan kebiasaan-kebiasaan lainnya yang berhubungan dengan bidang usaha. Seperti pepatah mengatakan, berteman dengan pedagang minyak wangi akan ikut kena bau minyak wanginya dan berteman dengan pedagang minyak tanah akan ikut kena bau minyak tanahnya. Kapan lagi kita mau merubah diri kita menjadi yang lebih baik dan sesuai dengan cita-cita kita ? . . . . . Sekarang lah saatnya dan Mulailah.

Sabtu, 02 Mei 2009

" Pasang dan Surutnya Berani Memulai Usaha "

Pasang surut merupakan suatu kejadian alam yang biasa terjadi dan sang pencipta menjadikan hal tersebut agar dimanfaat oleh manusia. Seperti di laut, ada saat pasang dan ada saat surut hal itu dimanfaatkan oleh nelayan untuk menentukan kapan waktu melaut mencari ikan. Para nelayan bisa mengambil pelajaran dari adanya pasang dan surutnya air laut sehingga bisa menentukan saat-saat yang pas untuk mencari ikan dan juga menentukan jenis-jenis ikan yang biasanya bisa diambil baik pada saat pasang atau pada saat surut.
Pasang surut tidak hanya terjadi pada air saja, semangat, keinginan dan juga yang lainnya juga mengalami saat-saat pasang dan surut. Hal tersebut merupakan fenomena alam yang tidak bisa kita hindarkan, sebagaimana para nelayan bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari adanya pasang surut di laut maka kita juga harus bisa mengambil pelajaran dari semua kejadian yang kita alami terutama fenomena “ Pasang dan Surut “. Seperti sering kita rasakan bahwa kehidupan kita tidak selalu merasakan kesenangan dan juga tidak selalu merasakan kesusahan dan itu terjadi pada semua golongan ekonomi (baik yang kaya atau yang kurang mampu).
Yang akan dibicarakan disini adalah mengenai pasang dan surutnya semangat dalam melakukan atau mencapai suatu keinginan. Ada kalanya kita begitu menggebu-nggebu begitu membaca iklan layanan yang menerangkan “ Bisa belajar membuat design web dalam sehari “ kemudian “ Formula bisnis , meraup jutaan rupiah dalam beberapa bulan “, pada awalnya semangat begitu kuat seakan-akan dalam beberapa hari sudah akan mendapatkan hasilnya melebihi sang pembuat iklan atau sang penulis artikel. Tapi apa mau dikata, hasil yang diharapkan tidak kunjung tiba sehingga membuat semangatnya melemah dan bisa jadi semakin melemah jika tidak mendapatkan pencerahan informasi. Untuk itu sangat dibutuhkan pencerahan informasi mengenai fenomena pasang dan surut, dan juga lika-liku memulai suatu usaha dan lain-lain yang bisa menjadikan motivasi. Yang tidak kalah pentingnya adalah kita coba menanamkan pada diri kita suatu keyakinan yaitu :

Orang lain bisa mengapa kita tidak
Semua orang juga pernah mengalami pasang dan surut
Akulah yang terbaik (karena untuk memacu peningkatan kualitas diri)

Semoga tiga item tersebut bisa mambangkitkan semangat kita, disamping motivasi lain yang juga bisa meningkatkan semangat kita untuk lebih cepat dalam menggapai cita-cita.

Sebagai pengingat “ Karakter memang pembawaan kita dari kecil tapi bukan pembawaan dari lahir sehingga merubah karakter bukan berarti tidak bisa dilakukan meskipun butuh usaha yang kuat “.
Semoga kita bisa membentuk karakter kita menjadi karakter pengusaha atau pebisnis yang pantang menyerah.

Kamis, 23 April 2009

" Ajarkan Bahasa Pemrograman Sejak Kecil "

" Refleksi masa kecil "

Amin dan Irfan merupakan dua sahabat yang sering meluangkan waktu bersama selepas sekolah ataupun di hari libur. Dua-duanya merupakan anak yang aktif dan riang, suka bermain bola, kejar-kejaran dan lain-lain yang cukup mengeluarkan keringat. Biasanya sepulang sekolah Amin diharuskan tidur dulu kemudian sore hari baru diperbolehkan untuk bermain, kalau Irfan ibunya lebih memberi kebebasan untuk bermain meskipun pada dasarnya setiap orang tua juga menginginkan anaknya untuk istirahat di siang hari.
Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, Amin dalam segi penampilan lebih trendy dari Irfan dan Irfan lebih terampil dalam melakukan suatu aktifitas outbond dibandingkan Amin, semuanya itu karena secara tidak sengaja orang tua mereka mengajarkan hal tersebut dengan cara memberikan atau melarang aktifitas yang akan mereka lakukan. Termasuk dalam hal memutuskan dan memberikan respon pada suatu masalah. Orang tua yang terbiasa merespon suatu masalah dengan tergesa-gesa atau dengan berburuk sangka maka mereka telah membuat flow chart yang simple dan cenderung hasilnya tidak bagus, sebagai contoh ; ada soal cerita matematika, seorang ibu membeli buah jeruk 10 buah dan jeruk itu di bagi rata pada semua anggota keluarga ayah, ibu dan tiga anak, berapa buah yang masing-masing mereka dapatkan ?

jawaban pertama : -. Langsung dijawab sepuluh di bagi 5 maka masing-masing anggota
keluarga mendapat 2 buah jeruk.

jawaban kedua : -. Mengetahui informasi apa saja yang ada di dalam soal tersebut
dengan jelas, seperti berapa banyak buah yang ada kemudian
mengetahui jumlah anggota keluarga dari mulai kedua orang tua
sampai anak dan yang penting juga adalah yang di tanyakan dari soal tersebut.

Dari kedua jawaban di atas mungkin hasilnya akan sama (kalau soalnya mudah seperti diatas), tapi yang di maksud di sini adalah bagaimana orang tua sebagai pendidik memberikan contoh cara menguraikan suatu masalah (soal ) untuk mendapatkan hasil yang benar-benar tepat dan tidak hanya menebak atau ber Praduga.
Kalau dimisalkan membuat alur (flow) berfikir, jawaban yang pertama cenderung untuk lebih cepat menafsirkan (berkesimpulan) tanpa melihat data-data yang ada. Sedangkan yang kedua adalah sebelum mengambil keputusan terlebih dahulu mencari data-data sebanyak mungkin sebelum mengambil keputusan dan itu sangat bermanfaat sekali apabila menghadapi suatu masalah atau persoalan yang lebih rumit.
Kembali kepada cara pemecahan soal matematika diatas, apapun yang telah kita ajarkan kepada anak-anak didik kita akan menjadi program yang permanen yang ter-install dalam memori anak-anak kita. Pada saat kita sekolah, ada beberapa mata pelajaran yang harus kita pelajari, mulai dari Matematika, IPA, IPS dll, masing-masing mata pelajaran yang kita berikan merupakan program-program yang kita install-kan (tanamkan) pada anak-anak kita sehingga pada dasarnya kita telah mengajarkan atau telah membuatkan program-program untuk anak-anak kita sesuai apa yang telah kita ajarkan kepada mereka. Dan program-program tersebut akan menjadi bekal bagi anak-anak kita sampai mereka dewasa dan mempunyai anak cucu.
Sebenarnya memori yang ada di dalam otak kita bukanlah Programable Memory (PROM) tetapi merupakan Erasable Programable Memory (EPROM) yaitu memori yang bisa diprogram kembali, Meskipun begitu untuk memprogram kembali membutuhkan usaha yang cukup lumayan karena sudah menjadi kebiasaan atau yang biasa di sebut karakter. Sebagai contoh karakter kita yang selama ini telah menempel pada diri kita bisa kita ubah ( terutama karakter yang buruk ) tentunya dengan motivasi yang kuat dan itu sangat memungkinkan untuk dilakukan, seperti yang mulai ada di negara kita adalah sekolah kepribadian. Di sekolah itu bertujuan untuk merubah karakter-karakter bawaan kita terutama karakter yang kurang bagus untuk diarahkan menjadi karakter yang lebih baik atau sesuai yang diinginkan.
Tidak ada kata terlambat untuk memprogram ulang pada diri kita atau anak-anak kita, sehingga bisa menjadi orang yang berani mengambil keputusan dan juga berani bertindak untuk melakukan sesuatu yang lebih baik.

Sabtu, 18 April 2009

Berpikiran Positif Modal Awal untuk Pemula (Newbie)

Berprasangka baik ternyata memudahkan kita untuk melakukan sesuatu, karena dengan prasangka baik itu kita akan selalu menjadi optimis, tidak mudah menyerah, selalu menambah wawasan dan keilmuan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah selalu membuka diri untuk menerima koreksi dan saran dari orang lain.
Coba kalau saya boleh tahu, berapa nilai web "berani memulai usaha" ? kalau diumpamakan tugas dari seorang dosen informatika yang memberikan tugas membuat design web. Karena saya sendiri awalnya tidak yakin dengan apa yang akan saya lakukan, jadi kalau ada yang menilai minim atau bahkan sangat minim itu merupakan koreksi bagi saya. Tapi kalau boleh saya bercerita, awalnya sangat bingung dan stress juga karena antara keinginan (ingin segera mendapatkan income dari affiliate) dengan kemampuan membuat design web yang sama sekali tidak ada, belum lagi harus buat tulisan untuk bahan blog nya.
Seperti pada tulisan saya sebelumnya mengenai " Ingin Ngeblog ? di awali dengan dua dulu " dan juga "Basic Managemen, Managemen Syukur dan Sabar". Semuanya bisa di jadikan pedoman bagi yang Berani Memulai Usaha dengan Ngeblog, tapi tidak semua orang harus sama karena setiap orang mempunyai karakteristik yang berbeda. Tapi setidaknya saya memberikan gambaran bagaimana awalnya saya memulai membuat blog, semoga bisa menjadi motivasi bagi yang baru memulai ikut di internet marketing.
Ada perasaan atau pikiran tidak yakin akan sesuatu yang akan kita lakukan menjadikan penghalang atau musuh utama, oleh sebab itu yang menjadi bahasan pada artikle ini adalah " Berpikiran Positif Modal Awal untuk Pemula (Newbie)".

Minggu, 12 April 2009

" Thanks to Welly Mulia and Joko Susilo "

“ Refleksi My Blog “

Ngeblog . . . sudah sering sih dengar, dari teman yang sudah punya atau pas surfing di internet nemuin artikel-artikel mengenai ngeblog. Dan sampai saat itupun belum ada ketertarikan untuk ngeblog.
Saya seorang pegawai swasta di bidang manufacturing automotif, sebelumnya juga menjalani usaha pribadi dan itu sangat menjadikan pelajaran bagi saya , kalau mau hasil yang besar ya harus bekerja lebih giat ( Hasil = Usaha ). Ada saatnya merasa tidak puas dengan apa yang sudah saya peroleh, suatu saat saya membaca artikel atau iklannya Mas Welly Mulia “NgeblogDapetDuit” dan tertarik untuk membacanya untuk mengetahui rahasianya. Saya mengira produk mas Welly berupa buku, saya cari ke toko buku dimana-mana kok nggak ketemu dan akhirnya saya baca lagi iklannya ternyata produknya ebook. Terus terang saya agak kecewa tapi mas Welly memberikan affiliate nya secara gratis dan itu bisa menutupi kekecewaan. (Thanks mas Welly ).
Sejak saat itu saya mulai tertarik dan mencoba mengiklan affiliate gratis tersebut melalui email dan chating tapi itu tidak lama karena hasilnya kurang dapat reaksi. Dan sejak itu saya mulai hobi untuk buat blog . . . tapi kosong tanpa materi, inilah awal ketertarikan saya untuk ngeblog.
Blog saya kok kosong tanpa isi . . . pencarian masih terus, tak berapa lama ada lagi blog dengan produknya “ Formula Bisnis “ dapat menghasilkan uang jutaan rupiah dengan waktu yang relative lebih singkat. Tertarik juga ingin membeli materinya, tapi sekali lagi itu ebook dan itu yang membuat saya kurang sreg karena yang dijual sebenarnya affiliate programnya.
Joko Susilo nama sang pemilik Formula Bisnis tersebut, dan saya sempat melakukan order tapi belum sempat bayar karena duitnya juga mepet plus kurang sreg. Beberapa kali dapat email balasan dan juga materi marketing. Karena seringnya saya baca materi yang diberikan (tujuannya biar saya segera bergabung), saya jadi pingin menulis juga sebagai balasan atau jawaban dari materi email yang dikirim ke saya.
Mulai saat itu ketertarikan saya untuk menulis mulai muncul dan setiap ada ide selalu saya luangkan untuk menulis. Apapun yang ingin saya tulis selalu saya tuangkan di buku dan itu menjadi bahan artikel di blog saya, dan saya harus ingat kalau yang memunculkan (men triger ) kemauan saya untuk menulis adalah beberapa artikel yang dikirimkan dari “ Formula Bisnis “ dan untuk itu saya mengucapkan “ Terima Kasih “ kepada mas Joko Susilo yang dengan sabarnya mengirimkan artikel dan ajakan untuk bergabung dengan formula bisnis. Tapi ada yang kurang lengkap karena mas Joko Susilo belum memberikan affiliate ( resller ) secara gratis kepada saya.
Ono Rego Ono Rupo itu yang disampaikan mas Joko, dan saya juga berpegang pada prinsip bisnis mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya. (Maaf , itu nggak selalu kok !! ).
Terus terang uang bukanlah segalanya, tapi ilmu lah yang menjadi pintunya uang. Yang saya maksud disini prioritas utama nya adalah mendapat ilmunya karena dengan ilmu yang telah dipunyai terus dimanfaatkan untuk kepentingan umum, maka uang akan mengikuti segala kebaikan yang telah kita berikan.

“ Thanks to Welly Mulia and Joko Susilo “